PUISI



CINTA DI PENJARA SUCI


pertama kumenginjak dipenjara suci ini
kumerasa berada didalam mimpi
pandangan yang indah menakjubkan hati
membuat hatiku senang dan gembira

kulihat satu bangunan dipenuhi dengan kaum ikhwan
mereka bersenang senang dan saling beranda
saling berbagi dan saling mengasihi
membuat hatiku tersenyum bahagia

Suara bergemuruh terendap dalam hati.
Terselubung satu rasa yg tak pernah pergi.
Tergores belati tak dapat kuhenti.

Semakin ku mlupakan, smakin besar rasa itu menghantui.
Semakin ku b
erlari, smakin dalam rasa itu mengendap dihati.
Rindu ini tak mudah gugur, tak mudah pula u
ntuk pergi.
S
elalu mengiringi setiap detik hembus nafasku.
Tak b
isa sekejap pun untuk melupakanmu.
Rasa rindu y
ang tak terbatas.


Wahai Malam ...
Jangan kau redupkan sinar di hatinya tuk slalu menjadi cahaya cinta dihatiku
Ungkap segala gundah dan resah dalam jiwa,
mekarkan bunga-bunga kerinduan dalam asmara.
Wahai Sepi ...
Jangan kau sembunyikan cintanya dariku
Karna yang kuharap besar sayangnya kepadaku.
Bangunkan rindu yang resah dalam kalbu,
Usik lamunan di gelap asa yang tak mengaku
Wahai Dingin ...
Jangan kau bekukan kerinduan di antara kami,
Karna dia slalu hadir dalam mimpi - mimpi.
Getarkan dawai - dawai cinta dalam hati,
Nyanyikan desir angin di tiap sudut sepi.
Wahai Kekasih ...
Berikan aku setangkai kelembutan jiwa tuk ungkap tirai - tirai asa tersisa
Sampaikan ungkap jiwa dalam relung - relung rindu kepadamu,
Wahai Kekasih Rinduku ...










Komentar

Postingan Populer